Jenis-Jenis Bahan Sprei yang Harus Kamu Ketahui

0
36
mengenal jenis bahan sprei - seprei - seprai

Selain tempat tidur yang baik, seprei berkualitas juga akan meningkatkan kualitas tidur kamu lho!

Bahan seprai yang bagus akan terasa lembut di kulit dan tidak terasa panas saat dipakai. Untuk itu memilih bahan sprei yang tepat sangat penting untuk mendapatkan kenyamanan saat kita berada di atas tempat tidur.

Untuk kamu yang ingin membeli sprei, ternyata ada banyak lho bahan yang bisa kamu pilih. Tinggal cari aja sesuai kebutuhan kamu!

Bahan TC (Poly TC)

Bahan TC (Poly TC) adalah jenis bahan yang paling umum di pasar dalam negeri. Dengan harga yang cukup murah, banyak produsen seprei yang menggunakan bahan jenis ini untuk membuat produk seprei murah.

Sayangnya, meski murah sprei dengan bahan ini tidak terlalu awet untuk dipakai dalam jangka waktu yang lama. Bahkan biasanya bahan jenis ini akan langsung luntur ketika pertama kali dicuci. Setelah dicuci teksturnya juga akan menjadi sedikit kasar dan berbulu.

Katun Panca

Untuk alternatif yang lebih baik dari bahan TC kita bisa memilih sprei berbahan katun panca. Jenis bahan sprei yang satu ini terdiri atas campuran 75% katun dan sekitar 25% polyster.

Sprei yang dibuat dari bahan katun panca akan terasa dingin saat digunakan. Selain itu daya serapnya cukup baik mengingat katun panca memiliki kadar katun yang cukup tinggi.

Tidak seperti bahan TC, katun panca umumnya lebih awet dan tidak lekas pudar dan berbulu setelah dicuci berkali-kali.

Katun Catra

Untuk bahan sprei yang kualitasnya lebih baik lagi dari katun panca, kamu bisa memilih sprei dengan bahan katun catra. Meski masih sama-sama memakai bahan katun lokal, kualitas katun catra sedikit lebih baik karena kandungan katunnya yang lebih banyak dibanding bahan jenis katun panca.

Katun catra sendiri memiliki komposisi sekitar 80% katun dan sisanya polyester. Kandungan katun pada katun catra akan membuatnya nyaman di kulit dan lebih dingin saat digunakan. Sama seperti katun panca, sprei dari bahan katun catra juga tidak lekas luntur atau berbulu saat dicuci.

Katun Viscose (CVC)

Di pasaran, katun Viscose (CVC) lebih dikenal dengan nama katun Korea. Selain dipakai sebagai bahan baku sprei, bahan jenis ini umumnya digunakan juga untuk membuat kaus, kemeja, jaket, dan produk fashion lainnya.

Tidak seperti tiga jenis bahan sebelumnya, katun Viscose menggunakan campuran bahan rayon dengan komposisi 60-70% katun dan 30-40% viscose (rayon). Bahan rayon pada katun CVC membuat sprei dari bahan ini lembut, tidak panas,lebih nyaman dipakai, dan tidak mudah kusut.

Jadi jika kamu malas untuk merapikan sprei yang kusut, sprei dengan bahan katun CVC bisa menjadi pilihan yang cocok nih buat kamu!

Katun Jepang

Sama seperti kebanyakan produk yang berasal dari Jepang, sprei berbahan katun jepang juga memiliki kualitas yang sangat baik. Bahan jenis ini mudah dikenali dengan tulisan kanji di tepi kainnya.

Terbuat dari 90-95% katun dengan kualitas terbaik, sprei yang dibuat dari bahan ini memiliki tekstur yang halus dan lembut di kulit. Selain itu katun Jepang juga terasa dingin dan memiliki daya serap yang baik.

Karena alasan itulah, sprei dari bahan katun jepang banyak dipilih masyarakat Indonesia yang mencai sprei berkualitas. Selain bagus, sprei dengan bahan katun jepang juga awet dan tidak mudah luntur meski sudah dicuci berulang kali.

Jacquard (King Koil)/Dolby

Di Indonesia nama Jacquard lebih dikenal dengan nama King koil. Bahan Jacquard / Dolby merupakan kain jenis impor berkualitas dengan komposisi 100% katun.

Karakteristik kain jenis ini umumnya cukup tebal, mudah menyerap keringat, serta lembut dan nyaman untuk digunakan. Selain itu kain Jacquard memiliki tampilan yang terkesan licin dan mengkilap sehingga nampak mewah saat dipasang.

Sayangnya cukup sulit untuk menemukan sprei dengan bahan jenis ini di pasaran meski kamu bisa mencarinya secara online. Sprei dengan bahan Jacquard memang rata-rata digunakan untuk bedding set di hotel dan tempat penginapan mewah lainnya. Bila kita menemukannya, motif dan corak kainnya pun umumnya kurang variatif dibanding bahan jenis lainnya.

Sutra

Jenis bahan sprei yang selanjutnya adalah sutra (silk) yang didapat dari kombinasi bahan katun dan sutra itu sendiri. Dengan begitu bahan jenis ini memiliki kelebihan katun yang membuatnya lebih tahan lama dan kuat untuk dipakai. Adanya bahan sutra membuat sprei tampak licin dan memiliki sifat yang lemas layaknya kain sutra murni. Hal inilah yang membuat sprei berbahan sutra tampak elegan dan mewah saat digunakan.

Twill/Canon

Jenis bahan sprei terakhir yang bisa kamu pilih adalah Twill. Jenis bahan sprei yang biasa disebut sebagai katun cina ini memiliki 2 varian dengan kualitas yang berbeda.

Pertama, ada bahan twill dengan kualitas yang bagus yang hampir setara dengan bahan jenis katun Jepang. Yang kedua ada jenis Twill dengan kualitas lebih rendah. Twill jenis ini biasanya lebih tipis dan memiliki warna yang kurang cerah dibanding jenis Twill pertama.

Twill berkualitas baik sendiri umumnya digunakan untuk membuat baju dan produk pakaian lainnya. Sedangkan twill berkualitas rendah sering digunakan untuk membuat sprei. Meski begitu, ada juga produsen yang menggunakan Twill dengan kualitas bagus untuk membuat sprei.

Sprei tidak hanya berfungsi untuk menutupi tempat tidur agar terhindar dari debu ataupun kotoran saja. Selain untuk menambah kenyamanan saat tidur, seprei juga berfungsi untuk menghias kamar tidur. Karena itulah pemilihan jenis serta kualitas bahan sprei juga menjadi perhatian banyak orang saat akan membeli sprei.

Dengan mengetahui jenis bahan sprei yang ada dipasaran, kita dapat lebih memahami beragam kualitas, tingkat keawetan, kenyamanan, dan kelembutan sprei yang akan digunakan nantinya.