Tips Memilih Cover Mobil

0
37
tips memilih sarung/cover mobil

Penutup atau sarung mobil (car cover) adalah salah satu aksesoris penting untuk kamu para pemilik mobil. Buat kamu yang sering parkir di luar rumah, cover mobil akan melindungi mobil dari panas, hujan, embun, serta debu dan kotoran. Tidak hanya itu, cover mobil juga bisa melindungi mobil dari goresan akibat binatang atau tangan-tangan jahil yang iseng juga lho!

Dengan menggunakan cover mobil, cat pada bodi bisa lebih awet dan tidak mudah kusam karena selalu terlindungi dari panas dan hujan secara langsung. Jadi kalau kamu berminat untuk mencari cover mobil sekarang, simak dulu tips memilh cover mobil berikut ini.

4 Tips Mudah Untuk Memilih Cover Mobil

1. Cari Ukuran yang Sesuai

Sama seperti banyaknya jenis mobil saat ini, ada banyak juga jenis cover mobil yang bisa kamu pilih di pasaran. Jadi pastikan kamu memilih cover mobil yang ukurannya sesuai dengan ukuran mobil kamu.

Kebanyakan cover mobil dijual dalam ukuran yang sifatnya umum. Jadi kamu bisa lihat ada cover khusus untuk mobil jenis sedan, SUV, atau hatchback, dan kamu tinggal pilih sesuai dengan jenis mobil yang kamu miliki. Pemilihan ukuran cover ini sangat penting, jadi pilihlah cover yang tidak terlalu besar atau terlalu kecil. Jika ukuran sarung mobil terlalu kecil, bagian bawah bodi mobil tidak akan tertutup dengan sempurna dan bisa saja terkena debu, kotoran, atau cipratan air hujan.

Sedangkan ukuran cover mobil yang terlalu besar akan membuat sarung mobil ini tidak terpasang dengan baik. Masalah yang umumnya terjadi adalah longgarnya pemasangan cover pada bagian bawah mobil sehingga cover dapat lepas atau terangkat saat tertiup angin yang cukup kencang.

2. Pertimbangkan Tali atau Pengikat Tambahan pada Cover Mobil

Beberapa model mobil memiliki cover khusus yang dibuat agar pas dengan ukuran mobil. Sementara beberapa model lainnya mungkin harus menggunakan ukuran yang umum sesuai dengan model mobil.

Ukuran cover yang pas akan dapat dengan mudah dipasang dan tidak akan mudah lepas karena cover menyelimuti bodi mobil dengan ketat. Karet yang terpasang pada keempat sudut cover mobil membuat sarung mobil melekat sempurna di bodi mobil.

Untuk cover mobil yang generic, mungkin kamu perlu mempertimbangkan tali atau pengikat tambahan lainnya seperti velcro untuk mengencangkan bodi mobil. Dengan ukuran umum yang mungkin tidak terlalu pas dengan ukuran bodi mobil, tali pengikat tambahan ini akan membuat cover mobil tidak mudah lepas ketika tertiup angin.

3. Bahan yang Tepat

Selain ukuran yang pas, cover mobil juga perlu disesuaikan dengan kondisi tempat parkir mobil. Jika kita sering memarkir mobil di tempat terbuka, ada baiknya kita memilih cover mobil berbahan parasut atau polyester. Selain melindungi dari panas, bahan ini juga tahan air dan bisa melindungi mobil dari air hujan.

Ciri-ciri bahan semacam ini dapat dikenali dengan permukaannya yang tampak licin dan tidak berpori. Hal inilah yang membuat bahan ini bersifat waterproof dan tidak tembus air. Namun jika kita menggunakan bahan semacam ini, ada satu hal yang harus diperhatikan. Jika kita memarkir mobil terlalu lama, coba cek bagian dalam cover secara berkala. Bahan anti air semacam ini kadang bisa berembun jika terkena hujan yang terlalu lebat. Jika tidak segera dikeringkan bisa muncul bercak-bercak jamur pada permukaan cat mobil.

Untuk mobil di letakkan di garasi atau tempat tertutup lainnya, ada baiknya pilih bahan cover mobil yang berpori. Bahan semacam ini akan memperlancar sirkulasi udara yang mampu menghindari kelembaban pada permukaan bodi mobil.

Tidak hanya ukurannya, perhatikan juga bahan cover mobil agar tidak salah pilih!

4. Hati-hati Memiih Cover Mobil yang Berwarna

Selain hadir dalam berbagai macam ukuran, cover mobil juga hadir dalam beragam warna yang bisa dipilih sesuai selera. Jika kamu memilih cover berwarna, pastikan kamu memilih cover mobil yang memang berkualitas. Jika kamu bisa mencobanya, lihat apakah warna pada cover mobil akan luntur jika terkena air.

Warna cover mobil yang mudah luntur akan berbahaya untuk bodi mobil. Jika tidak segera dibersihkan, warna yang luntur ini bisa melekat pada bodi mobil bahkan merusak lapisan luar catnya.